Langsung ke konten utama

Cara Konfigurasi Dual Boot System Pada Laptop/PC

 

    DualBoot/MutiBoot adalah tindakan memasang beberapa OS kedalam sebuah hardisk pada komputer/laptop untuk dapat berganti OS (misalnya dari Windows ke Linux). Alasannya beragam mulai dari laptop yang speknya rendah, ataupun karena bosan memakai Windows dan ingin mencoba tampilan baru. Untuk cara pemasangan DualBoot akan dijelaskan pada postingan yang akan datang. Masalah yang sering muncul setelah menginstal OS Linux yaitu tidak adanya opsi pemilihan OS yang akan dijalankan. Untuk Windows sering disebut sebagai Windows Boot Manager, dan untuk Linux disebut GRUB. Saya pribadi lebih suka menggunakan GRUB karena lebih mudah dan bisa di kostumisasi secara bebas untuk tampilannya.

    Setelah kalian selesai memasang Linux, booting dulu ke Windows-nya. Lalu download aplikasi Explore++ lalu jalankan sebagai Administrator. Setelah itu buka CMD terlebih dahulu untuk melakukan mount pada partisi EFI tempat bootloader-nya, jalankan CMD sebagai Administrator lalu ketikkan perintah "mountvol Q: /s" lalu Enter. Kembali ke Explore++ tadi, sudah ada partisi Q disana. Masuk ke partisi tersebut lalu buka folder Ubuntu(umum untuk Linux) lalu copy file "grubX64.efi" ke folder "Microsoft/Boot/". Lalu pindahkan lagi file "bootmgfw.efi" yang ada di folder "Boot" tadi ke folder "Microsoft"(folder sebelumnya). Ubah nama "grubX64.efi" yang ada di folder "Boot" menjadi "bootmgfw.efi". Fungsinya adalah agar saat booting nanti bukan Windows Boot Manager melainkan GRUB. Setelah selesai, kita unmount partisi EFI nya melalui CMD dengan perintah "mountvol Q: /d". Restart komputer anda.

    Masalah kedua muncul yaitu anda tidak bisa booting ke Windows, hanya bisa ke Linux. Kita atasi masalah tersebut dengan masuk ke OS Linux, disini kita akan mengubah susunan GRUB nya. Pertama masuk ke terminal (Ctrl+Alt+T), masuk sebagai "root" dengan perintah "sudo su" dan masukkan password yang anda buat saat mengisntal Linux-nya. Setelah itu ketikkan perintah "gedit /boot/grub/grub.cfg".

Tampilan Terminal

Lalu akan muncul text editor yang menampilkan isi dari file "grub.cfg" tadi.
Tampilan Text Editor
Cari kata Windows, caranya tekan "Ctrl+F" lalu ketik "windows". Setelah ketemu, ubah susunan "/EFI/Microsoft/Boot/bootmgfw.efi" menjadi "/EFI/Microsoft/bootmgfw.efi". Lalu simpan, dan lakukan restart. Selamat, kamu sekarang bisa booting kembali ke Windows. Jadi file "bootmgfw.efi" ini adalah bootingnya Windows tsb, jadi kita keluarkan filenya yang semula di folder "Boot" jadi di folder "Microsoft". File "grubX64.efi" yang kita ambil dari folder Ubuntu adalah file booting GRUB-nya, kita ubah namanya jadi "bootmgfw.efi" agar dikenali sebagai bootloadernya Windows, padahal itu punya Linux. 

Jika ada yang kurang dipahami bisa tinggalkan pertanyaan di kolom komentar ya. Terimakasih sudah berkunjung ke Blog Ini.

Komentar